Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 November 2014

Perkembangan Teknologi dan Industri Otomotif di Indonesia


Teknologi otomotif berkembang sangat pesat. Dari waktu ke waktu selalu mengalami perkembangan dan perubahan yang signifikan. Misalnya saja pada sistem pengapian kendaraan, mulai dari penggunaan platina, CDI, dan ECU yang lebih pintar hingga mampu mendeteksi karakter pengguna dan menyesuaikan segala kondisi sehingga didapatkan performa maksimal.


Selain itu teknologi bahan bakar yang digunakan juga mengalami perkembangan. Beberpa tahun yang lalu telah diluncurkan mobil bermesin hybrid yang lebih irit bahan bakar dan lebih ramah lingkungan. Mobil bermesin hybrid ini menggunakan listrik sebagai penggeraknya. Saat ini sedang dikembangkan mobil bertenaga angina, kendaraan ini benar-benar tidak menghasilkan emisi. Mobil bergerak dengan eknomemanfaatkan propulsi udara yang dimampatkan.

Tak mau ketinggalan kendaraan bermesin diesel pun juga mengalami perkembangan yang pesat. Mulai dari teknologi mesin hingga bahan bakar yang digunakan. Bahan bakar kendaraan diesel yang relatif lebih boros membuat bahan bakar alternatif  biosolar menjadi pilihan. Bahan bakar fosil merupakan energi yang tidak dapat diperbarui dan  keberadaanya mulai berkurang. Apabila penggunaan tidak dikurangi maka lama kelamaan akan habis. Salah satu cara mengatasi masalah ini dengan menggunakan energi alternatif yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif pengganti solar. Tumbuhan jarak sebagai bahan dasar pembuatan biosolar.

Teknologi otomotif yang selalu berkembang pesat menjadikan industri di sektor ini  menjadi salah satu   
industi yang menjanjikan. Namun  perkembangan industri otomotif di Indonesia masih tertinggal dengan negara lain, misalnya Thailand. Pemerintah sebagai operator utama dalam industri harus memiliki konsep yang jelas dalam pentahapan kemandirian industri otomotif nasional. Apabila pemerintah dengan serius membentuk kemadirian pada sektor industri  ini bukan hal yang mustahil Indonesia menjadi negara otomotif yang maju.

Menurut data Kemenperin, pertumbuhan industri otomotif tahun ini akan melebihi pertumbuhan tahun lalu yang diperkirakan dari sisi produks, industri mobil akan tumbuh 9 persen. Salah satu indikator geliat industri otomotif adalah jumlah pekerja di pabrik mobil yang meningkat.  Industri otomotif tahun ini masih menarik dan potensial. Walaupun kondisi ekonomi internal dan eksternal masih belum pulih namun penjualan tetap  meningkat dari tahun lalu.


Sumber :

Sabtu, 18 Oktober 2014

Sejarah Industri Perak Kotagede


Perak berasal dari kata bahasa latin yaitu Argentum, dalam ilmu kimia memiliki lambang (Ag). Logam ini biasanya digunakan untuk membuat uang logam, perhiasan, sendok, dan biasa digunakan juga untuk mebuat bantalan mesin pesawat terbang.

Kotagede adalah kecamatan di tenggara Kota Yogyakarta. Kotagede merupakan sentra kerajinan perak yang sudah terkenal sejak jaman dulu. Menurut catatan Djoko Soekiman, sudah sejak abad ke-16 (masa kerajaan Mataram Islam) Kotagede muncul sebagai pusat perdagangan yang cukup maju, hal ini ditandai dengan sebutan lain untuk kotagede yaitu Sar Gede atau Pasar Gede yang dapat diartikan sebagai “pasar besar” (pusat perdagangan yang besar). Kerajinan perak Kotagede bermula dari kebiasaan para abdi dalem kriya Kotagede membuat barang-barang keperluan Kraton untuk memenuhi kebutuhan akan perhiasan atau perlengkapan lainnya bagi Raja dan Kraton serta kerabat-kerabatnya. Perkembangan perusahaan perak Kotagede mengalami masa keemasan antara tahun 1930—1940-an dengan munculnya perusahan-perusahaan baru, peningkatan kualitas, dan diciptakannya berbagai motif baru.

Pertumbuhan perusahaan pengrajin perak diawali dengan adanya pakaryan perak, istilah ini dimaksudkan sebagai usaha membuat barang-barang seni dari perak. Pada awalnya, semua barang tersebut dibuat tidak untuk diperdagangkan, hanya sekedar untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, namun karena usaha kerajina itu mengalami perkembangan yang pesat terutama dengan adanya organisasi dan spesialisasi berupa perusahaan perak, maka kerajina perak selanjutnya dijadikan sebagai komoditas perdagangan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya. Meskipun begitu, perak Kotagede masih dikerjakan dengan cara yang sama, yaitu sebagai suatu bentuk kerajinan yang menuntut keterampilan tangan.

Saat ini di wilayah Kotagede memliki puluhan art shop perak yang tersebar di seluruh wilayah. Wisatawan tidak sekedar dapat memilih dan membeli souvenir, tetapi bisa menyaksikan proses pembuatannya. Proses produksinya diawali dengan peleburan perak murni berbentuk kristal, dicampur dengan tembaga. Kadar perak standar adalah 92,5%. Perak yang dilebur dan berbentuk cair dicetak untuk mendapatkan bentuk yang mendekati bentuk yang diinginkan, misalnya bentuk cincin. Proses kedua ini disebut singen (dicetak). Proses berikutnya ialah mengondel, yaitu memukul-mukul hasil cetakan untuk mendapatkan bentuk yang sesuai. Proses mengondel memerlukan tingkat ketrampilan tersendiri. Setelah terbentuk kemudian diukir untuk mendapatkan motif yang diinginkan. Proses ini memerlukan tingkat keahlian sangat tinggi.. Proses terakhir ialah finishing, yaitu membuat barang menjadi mengkilap.
Namun akhir-akhir ini, kerajinan perak Kotagede dirasakan mengalami penurunan. Terjadi kelesuan diantara para pembeli dan para pengrajin perak di Kotagede. Kerajinan perak yang semula dikerjakan sendiri oleh pengrajin Kotagede, ada beberapa yang dikerjakan diluar daerah karena minimnya regenerasi pengrajin di tingkat lokal. Masalah ini masih diperbincangkan diantara tokoh-tokoh masyarakat Kotagede, mereka memikirkan langkah kedepan bagaimana agar kerajinan hasil warisan selama ratusan tahun ini dapat bergairah kembali.


Sumber:

Kamis, 17 Oktober 2013

Hati-Hati Bahan Pengawet Berbahaya !!

Di zaman modern sekarang ini pengawet pada produk makanan maupun minuman merupakan hal yang umum digunakan dalam industry kuliner. Produk yang serba praktis, tahan lama, dan tampilan yang menarik menjadi factor pentingnya pengawet makanan. Namun tidak semua pengawet makanan ini aman dikonsumsi, seperti pengawet yang mengandung bahan kimia berbahaya bagi tubuh apabila dikonsumsi secara terus menerus.
Tuntutan konsumen yang menginginkan kualitas produk yang praktis dan tahan lama membuat pelaku industry kuliner menambahkan pengawet pada produknya. Tujuan pengawet makanan ini adalah untuk memperpanjang daya simpan sebuah produk dengan cara mencegah pertumbuhan mikroorganisme pembusuk.
Sebenarnya pengawet makanan dapat diperoleh secara alami maupun sintesis. Pengawet alami biasa diperoleh dari bahan makanan seperti bawang putih, gula, dan garam. Namun pengawet alami tidak memiliki ketahanan yang cukup, maka dari itu berkembanglah pengawet sintesis yang merupakan hasil pencampuran secara kimia.
Bahan pengawet sintetis mempunyai sifat lebih stabil dan lebih pekat. Penggunaan pengawet sintetis relative yang lebih sedikit tetapi memiliki daya tahan yang lebih lama. Namun pengawet sintetis menimbulkan efek negatif bagi kesehatan, seperti memicu pertumbuhan sel kanker akibat senyawa karsinogenik dalam pengawet. Contoh dari pengawet sintetis adalah natrium benzoat, kalium sulfit dan nitrit.

Dewasa ini sering kita jumpai para pelaku industri yang melakukan kecurangan menggunakan pengawet seperti boraks dan formalin. Hal ini sangatlah berbahaya bagi konsumen, karena seperti kita ketahui bahwa bahan-bahan kimia pengawet  tersebut sejatinya bukan untuk digunakan pada makanan. Murah dan mudah didapatkan menjadi factor pendorong para produsen menggunakan bahan-bahan tersebut. Ironis banyak para produsen yang tidak mengetahui dampak dari pengguanan bahan pengawet non makanan.

Formalin adalah bahan kimia untuk perekat kayu lapis dan desinfektan yang kadang digunakan untuk mengawetkan tahu dan mie basah. Apabila dikonsumsi formalin bisa menimbulkan terikatnya DNA oleh protein Dalam sebuah penelitian, binatang percobaan yang mengisap formalin secara terus menerus terserang kanker dalam hidung dan tenggorokan. 

Masyarakat yang mengkonsumsi makanan mengandung formalin bisa menyebabkan gangguan persyarafan berupa susah tidur, sensitif, mudah lupa, sulit berkonsentrasi, dan pada wanita akan menyebabkan gangguan menstruasi dan kehamilan.
Ciri-ciri umum pada beberapa makanan yang diduga mengandung formalin adalah tidak rusak sampai dua hingga lima hari pada suhu kamar (25 derajat celcius) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat celcius). Selain itu bau makanan terasa agak menyengat yakni bau khas formalin.
Sedangkan boraks atau sering disebut bleng tidak aman untuk dikonsumsi sebagai makanan. Seringnya mengkonsumsi makanan yang mengandung boraks akan menyebabkan gangguan otak, hati dan ginjal. Dalam jumlah banyak, boraks menyebabkan demam, merangsang sistem saraf pusat, menimbulkan depresi, tekanan darah turun, kerusakan ginjal, pingsan hingga kematian.
Kita sebagai konsumen sudah semestinya berhati-hati memilih makanan yang akan kita konsumsi. Sebenarnya metode pengawetan makanan baik secara alami, buatan, maupun fisika akan mempengaruhi kualitas gizi yang terkandung dalam makanan tersebut, terutama vitamin dan mineral. Oleh karena itu, mengonsumsi bahan pangan segar adalah cara terbaik untuk mendapatkan asupan nutrisi yang optimal.

Minggu, 13 Oktober 2013

PAI : Manusia Sebagai Khalifah di Muka Bumi

Peran Kekhalifahan Manusia
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi". (QS. Al-Baqarah [2]:30)
Dalam diskursus keagamaan, kita pernah mendengar manusia sebagai khalifah di muka bumi.
1. Apa yang dimaksud khalifah pada ayat tersebut?
2. Bagaimana Manusia memakmurkan bumi  dengan aturan mengeksploitasi kekayaan alamnya?
3. Dengan cara apa manusia membangun hubungan dengan sesama manusia dan dengan makhluk lainnya?

Pembahasan :

Peran Kekhalifahan Manusia

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi". (QS. Al-Baqarah [2]:30)
Dalam diskursus keagamaan, kita pernah mendengar manusia sebagai khalifah di muka bumi.
1. Apa yang dimaksud khalifah pada ayat tersebut?
2. Bagaimana Manusia memakmurkan bumi  dengan aturan mengeksploitasi kekayaan alamnya?
3. Dengan cara apa manusia membangun hubungan dengan sesama manusia dan dengan makhluk lainnya?

Pembahasan :
1. Apa yang dimaksud khalifah pada QS Al-Baqarah : 30 ?
Yang dimaksud dengan khalifah ialah bahwa manusia diciptakan untuk menjadi penguasa yang mengatur apa-apa yang ada di bumi, seperti tumbuhan, hewan, hutan, air, sungai, gunung, laut, dll. Sesungguhnya manusia harus mampu memanfaatkan segala apa yang ada di bumi untuk kemaslahatannya.
2. Bagaimana Manusia memakmurkan bumi dengan aturan mengeksploitasi kekayaan alamnya?
Manusia diberikan kebebasan untuk mengeksploitasi seluruh kekayaan alam yang ada, namun untuk menjaga kelestarian alam ini kita harus senantiasa mensyukuri atas segala karunia yg di berikan Allah SWT dengan cara memanfaatkan SDA yang ada dengan sebaik-baiknya (tidak berkebihan).
3. Dengan cara apa manusia membangun hubungan dengan sesama manusia dan dengan makhluk lainnya?
Membangun hubungan sesama manusia dan makhluk lainnya dapat dilakukan dengan cara saling menghargai sesama makhluk Allah SWT. Dengan menjaga tali silaturahmi, menjunjung tinggi perdamaian, dan toleransi antarumat, maka akan terwujud hubungan harmonis sesama manusia maupun makhluk hidup lainnya.

PAI : Islam di Indonesia


Adanya banyak prasasti dan peninggalan umat Islam masa lalu menjadi bukti otentik sejarah bahwa masyarakat nusantara telah mengenal dan memeluk Islam sejak lama, sekitar abad ke 7 atau ke 13 Masehi. Ini tentu merupakan perjuangan keras umat Islam dalam mendakwahkan Islam dan ajaran-ajarannya.

Permasalahannya:

1. Menurut anda, mengapa ajaran Islam mudah diterima oleh masyarakat nusantara sehingga menjadi umat mayoritas?

2. Disamping yang sudah anda ketahui dalam modul, bisakah anda kemukakan beberapa diantara peninggalan peradaban Islam masa lalu di Nusantara yang itu berasal dari internalisasi ajaran Islam? (baik dalam bahasa, kesenian, atau tatanegara, dll)

Pembahasan :
1. Faktor yang membuat ajaran Islam mudah diterima masyarakat Nusantara yaitu:
Faktor Intern
  • Islam bersifat terbuka sehingga penyebaran agama Islam dapat dilakukan oleh siapa saja.
  • Penyebaran Islam dilakukan dengan jalan relatif damai (tanpa melalui kekerasan).
  • Islam tidak membedakan kedudukan seseorang dalam masyarakat. Islam tidak mengenal kasta sehingga setiap orang mempunyai kedudukan yang sama sebagai Hamba Allah.
  • Upacara-upacara dalam agama Islam dilakukan dengan lebih sederhana dibanding upacara keagamaan masa Hindu.
  • Syarat untuk masuk Islam sangatlah mudah yaitu dengan mengucapkan kalimat syahadat.
  • Ajaran Islam berupaya untuk menciptakan kesejahteraan kehidupan masyarakat, dengan adanya kewajiban Zakat bagi yang mampu.
Faktor Ekstern
  • Adanya konflik politik internal di kerajaan-kerajaan Hindu-Budha. Sehingga ketika para pedagang muslim datang maka masyarakat berusaha melepaskan diri dari keadaan tersebut.
  • Bangsa Indonesia memiliki sifat yang terbuka, ramah, kekeluargaan sehingga mudah menerima budaya asing yang masuk, termasuk masuknya budaya Islam.
  • Adanya perkawinan yang dilakukan oleh pedagang Islam dengan wanita pribumi memberi pengaruh yang besar dalam penyebaran Islam.
  • Agama Islam dapat dijalankan dimanapun sebab disetiap daerah terdapat tempat ibadah.
2. Salah satu peninggalan kerajaan Islam di Indonesia yaitu Masjid Agung.
Di kampung halaman saya tepatnya di Kotagede Yogyakarta banyak ditemukan situs-situs peninggalan Kerajaan Mataram Islam. Menurut pengetahuan saya dari cerita-cerita orang tua, kampung saya tersebut dulunya adalah pusat kerajaan Mataram Islam. Disana terdapat Masjid Besar Mataram. Masjid tersebut merupakan salah satu masjid tertua di Yogyakarta (selain Masjid Agung Kauman). Selain itu juga terdapat Makam raja-raja Mataram salah satunya yaitu makam Panembahan Senopati.

 

Pancasila : Implementasi Nilai Pancasila dalam Pembuatan Kebijakan Negara


Pancasila memiliki serangkaian nilai yang harus diimplementasikan dalam pembuatan kebijakan negara. Nilai-nilai tersebut meliputi nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Kelima nilai tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh dimana mengacu dalam tujuan yang sama.

1. Implementasi Nilai Pancasila dalam Bidang Politik
Pembuatan kebijakan Negara yang bertujuan untuk mengembangkan kehidupan politik di Indonesia terutama pada masa reformasi ini harus berdasarkan pada nilai-nilai sebagaimana tertuang dalam Pancasila, sehingga kegiatan politik yang tidak berpihak pada rakyat dan/atau yang hanya berorientasi pada kekuasaan semata dapat dihilangkan.

2. Implementasi Pancasila dalam Bidang Ekonomi
Kebijakan Negara yang dibuat dalam bidang ekonomi harus sesuai dengan nilai Pancasila dimana lebih tertuju kepada ekonomi kerakyatan, yaitu ekonomi yang berdasarkan pada tujuan bersama demi mencapai kesejahteraan rakyat secara luas.

3. Implementasi Pancasila dalam bidang Sosial dan Budaya
Perkembangan sosial budaya pada masa reformasi sekarang ini sangatlah cepat. Namun untuk mengimbangi pesatnya perkembangan tersebut maka perlu dibentuk suatu perundangan-undangan yang mengangkat nilai etika pancasila bersifat humanistik, maksudnya nilai-nilai pancasila yang diimplementasikan harus mendasarkan pada nilai yang bersumber pada harkat dan martabat manusia sebagai makhluk sosial.

4. Implementasi Pancasila dalam bidang Pertahanan dan Keamanan
Indonesia pada hakikatnya merupakan negara hukum. Untuk menjaga keamanan dan ditegakkannya keadilan maka diperlukan suatu peraturan perundang-undangan Negara yang baik. Peraturan perundang-undangan tersebut dibentuk untuk mengatur ketertiban warga dan melindungi hak-hak warga Negaranya. Peraturan perundang-undangaan yang dibuat tersebut seharusnya berdasar pada nilai Pancasila sebagai dasar Negara yang pada hakikatnya mencakup nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.

Aplikasi Komputer : Rumus Operasi Hitung pada Microsoft Word



Pernahkah Anda mempergunakan rumus operasi hitung dalam Microsoft Word ?

Sebelumnya saya belum pernah mencoba menggunakan rumus operasi hitung pada aplikasi Ms. Word. Bahkan saya baru tahu kalau ternyata rumus operasi hitung juga bisa diterapkan pada Ms. Word (sepengetahuan saya sebelumnya hanya Ms. Excel)
Namun setelah saya pelajari ternyata rumus operasi hitung yang digunakan pada Ms. Word pada dasarnya sama dengan rumus yang digunakan pada Ms. Excel, beberapa yang umum digunakan diantaranya adalah:
  • SUM untuk menjumlahkan
  • AVERAGE untuk mencari rata-rata
  • COUNT untuk menghitung jumlah data
  • MIN untuk mencari nilai terkecil
  • MAX untuk mencari nilai terbesar
Aturan penulisan rumus pada Ms. Word pun juga sama dengan aturan penulisan rumus pada Ms. Excel, yaitu diawali tanda samadengan “=” dan rumus diapit oleh tanda kurung “( )”.
Contoh penggunaan rumus operasi hitung penjumlahan pada suatu tabel yang dibuat pada Ms.Word :
=SUM(ABOVE)
Keterangan :

  • Rumus diatas diisikan pada pilihan Menu Layout – fx formula
  • ABOVE pada rumus diatas merujuk pada sel di sebelah atas sel aktif. Terdapat pula pilihan lainya:
LEFT merujuk pada sel di sebelah kiri sel aktif
RIGHT merujuk pada sel di sebelah kanan sel aktif
BELOW merujuk pada sel di sebelah bawah sel aktif.

Aplikasi Komputer : Open Office Writter, Aplikasi Open Source Ms. Word


Saya pernah waktu itu di warnet menggunakan aplikasi sejenis Ms. Word yaitu OpenOffice Writer. Awalnya saya kurang paham apa itu OpenOffice Writer? Waktu itu saya pikir OpenOffice juga termasuk dalam aplikasi Microsoft Office, karena dari segi tampilan dan fitur tidak terlalu jauh beda dengan Ms.Word.
Sudah pernahkah anda menggunakan aplikasi sejenis microsoft word yang banyak beredar sebagai open source ? Adakah kelebihan yang dipunyai dari aplikasi open source tersebut?
 
 Bahasan :
Secara penggunaan bisa dikatakan sama persis dengan Ms. Word. Namun ada beberapa kelebihan dari OpenOffice ini, diantaranya :
  • kompatibel dengan banyak OS mulai dari Windows, Linux, Machintos, dll
  • dapat membuka format dari Ms. Word tipe apapun termasuk tipe .docx
  • dapat mengkonversikan file dalam bentuk .pdf secara langsung seperti save as biasa
  • memiliki lebih banyak tipe file untuk penyimpanan (termasuk menyimpan file dalam format yang dimiliki Ms. Word)

Rabu, 02 Oktober 2013

Pancasila : Sebagai Ideologi atau Sekedar Legitimasi Kekuasaan?

Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia, ideologi itu sendiri mencakup cara hidup bangsa Indonesia dan sumber hukum tertinggi. Dua rezim sebelumnya, Orde Lama dan Orde Baru telah jelas memakai Pancasila sebagai pandangan hidup. Orde Baru di bawah Presiden Soeharto, tidak saja menekankan Pancasila sebagai pandangan hidup masyarakat, tetapi juga memakai Pancasila sebagai legitimasi pemerintahan untuk sebagian besar kepentingan. Demikian juga sekarang di masa reformasi, nilai-nilai Pancasila mulai dikesampingkan oleh para elite politik yang menyebabkan mereka hanya berorientasi pada kekuasaan semata.

Apa yang menyebabkan hal itu terjadi ?

Yang pertama harus diperhatikan bahwa bagaimanapun juga ideologi (dalam hai ini Pancasila) itu berada pada ranah politis. Ideologi  adalah alat sekaligus nilai yang harus dijalankan oleh pemegang pemerintahan. Dengan ideologi maka suatu negara akan mempunyai persatuan dan kesatuan serta rasa mengikat bagi masyarakat.

Namun apabila para aparat Negara (dalam hal ini pemerintah/rezim politik yang berkuasa) tidak memahami secara benar makna serta nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa maka kebijakan- kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah akan menyimpang dari kaedah-kaedah Pancasila, bahkan banyak kebijakan yang hanya mementingkan kelompok atau golongan tertentu.  Jadi secara tidak sadar mereka telah menjadikan pancasila sebagai legitimasi kekuasaan semata.

Jumat, 27 September 2013

PAI : Menyembah Allah VS Menyembah Thagut

 
 
Permasalahan :Penyembahan kepada Allah tidak dapat dilaksanakan sampai ada pencelaan dan penolakan terhadap thagut. Hal ini merupakan sebuah persoalan yang besar, dan sesuai dengan isi firman Allah, "... Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada thagut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada ikatan (buhul) tali yang amat kuat dan tidak akan putus..." (QS. al-Baqarah [2]:256)

Problem terbesar umat manusia adalah meluruskan akidahnya, sebab seringkali pandangan picik manusia selalu mempersonifikasi tuhan menurut cara pandangnya. Maka Tuhan kemudian diwujudkan dalam bentuk sesembahan patung, dewa dll. demikian juga sikap manusia satu dengan lainnya.
Apakah makna thagut pada ayat di atas?
Bagaimanakah sikap-sikap thagut pada masa modern?

Jawab :
Thagut dalam ayat diatas adalah sebutan untuk syaitan dan siapa saja yang menyembah selain Allah SWT. Sementara secara syari’i arti thagut adalah segala sesuatu yang menyebabkan seorang hamba melebihi batasannya, baik itu sesuatu yang diibadahi, diikuti, atau ditaati.

Sikap-sikap thagut pada masa modern ini sangatlah banyak, salahsatu contohnya adalah seseorang yang mengidolai grup band, vocal grup atau sejenisnya secara berlebihan dimana mereka meniru dan mengikuti apa saja yang dilakukan oleh idolanya atau bahkan menjadikan idola mereka sebagai panutan dalam hidupnya.

Fisika Dasar : Gerak Parabola & Gerak Melingkar


  • 1. Gerak Benda Dalam Bidang Datar dengan Percepatan Tetap DIBUAT OLEH : • ARDIAN • ANDRI CARNAVALO • ASWAN
  • 2. GERAK PELURU A. Pengertian Gerak Peluru Gerak peluru merupakan suatu jenis gerakan benda yang pada awalnyadiberi kecepatan awal lalu menempuh lintasan yang arahnya sepenuhnya dipengaruhi oleh gravitasi. Karena gerak peluru termasuk dalam pokok bahasan kinematika (ilmu fisika yang membahas tentang gerak benda tanpa mempersoalkan penyebabnya), maka pada pembahasan ini, gaya sebagai penyebab gerakan benda diabaikan, demikian juga gaya gesekan udara yang menghambat gerak benda. Kita hanya meninjau gerakan benda tersebut setelah diberikan kecepatan awal dan bergerak dalam lintasan melengkung di mana hanya terdapat pengaruh gravitasi. Mengapa dikatakan gerak peluru ? kata peluru yang dimaksudkan di sini hanya istilah, bukan peluru pistol, senapan atau senjata lainnya. Dinamakan gerak peluru karena mungkin jenis gerakan ini mirip gerakan peluru yang ditembakkan.
  • 3. B. Jenis-jenis Gerak Peluru ( Parabola ) • Dalam kehidupan sehari-hari terdapat beberapa jenis gerak parabola. • Pertama, gerakan benda berbentuk parabola ketika diberikan kecepatan awal dengan sudut teta terhadap garis horisontal, sebagaimana tampak pada gambar dibawah. Dalam kehidupan sehari-hari terdapat banyak gerakan benda yang berbentuk demikian. Beberapa di antaranya adalah gerakan bola yang ditendang oleh pemain sepak bola, gerakan bola basket yang dilemparkan ke ke dalam keranjang, gerakan bola tenis, gerakan bola volly, gerakan lompat jauh dan gerakan peluru atau rudal yang ditembakan dari permukaan bumi.
  • 4. • Kedua, gerakan benda berbentuk parabola ketika diberikan kecepatan awal pada ketinggian tertentu dengan arah sejajar horisontal, sebagaimana tampak pada gambar di bawah. Beberapa contoh gerakan jenis ini yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari, meliputi gerakan bom yang dijatuhkan dari pesawat atau benda yang dilemparkan ke bawah dari ketinggian tertentu.
  • 5. • Ketiga, gerakan benda berbentuk parabola ketika diberikan kecepatan awal dari ketinggian tertentu dengan sudut teta terhadap garis horisontal, sebagaimana tampak pada gambar di bawah.
  • 6. C. Menganalisis Gerak Peluru Bagaimana kita menganalisis gerak peluru ? Eyang Galileo telah menunjukan jalan yang baik dan benar. Beliau menjelaskan bahwa gerak tersebut dapat dipahami dengan menganalisa komponen-komponen horisontal dan vertikal secara terpisah. Gerak peluru adalah gerak dua dimensi, di mana melibatkan sumbu horisontal dan vertikal. Jadi gerak parabola merupakan superposisi atau gabungan dari gerak horisontal dan vertikal. Kita sebut bidang gerak peluru sebagai bidang koordinat xy, dengan sumbu x horisontal dan sumbu y vertikal. Percepatan gravitasi hanya bekerja pada arah vertikal, gravitasi tidak mempengaruhi gerak benda pada arah horisontal. Percepatan pada komponen x adalah nol (ingat bahwa gerak peluru hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi. Pada arah horisontal atau komponen x, gravitasi tidak bekerja). Percepatan pada komponen y atau arah vertikal bernilai tetap (g = gravitasi) dan bernilai negatif /-g (percepatan gravitasi pada gerak vertikal bernilai negatif, karena arah gravitasi selalu ke bawah alias ke pusat bumi).
  • 7. ILUSTRASI GERAK PELURU VOX VOY VO α Kec. Awal : vox = vo cos α voy = vo sin α Gerak horizontal merupakan glb ( v tetap ) Gerak vertikal merupakan glbb (a = -g)
  • 8. Kecepatan di sembarang titik vvy vx Vx = vo cos α Vy = vo sin α - gt v = vx 2 + vy 2
  • 9. Posisi disembarang titik (x,y) A x y x = vo cosα . t ……………. (glb) y = vo sin α . t – ½ gt2 …….(glbb)
  • 10. Keadaan khusus : Titik Puncak Dicapai pada saat vy = 0 Data tersebut dimasukkan pada persamaan kecepatan vy = vo sin α - gt Diperoleh : vo sin α t = ----------- g Waktu mencapai titik tertinggi Diberi simbol tH
  • 11. Tinggi maksimum yH Masukkan tH ke persamaan y = vosin α t – ½ gt2 Diperoleh : vo 2 sin 2α yH = ------------- 2g
  • 12. Keadaan khusus 2 Titik Terjauh Waktu untuk mencapai titik terjauh adalah 2 kali waktu mencapai titik tertinggi tR = 2 tH 2 vo sin α tR = ------------- g Waktu ini disubtitusikan ke persamaan koordinat x = vo cos α . t , diperoleh : tH tR vo 2 sin 2α xR = ------------- g
  • 13. Contoh soal : • Sebuah peluru ditembakkan dengan kelajuan awal 100 m/s dan sudut elevasi 37o . Jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 , sin 37o = 3/5 dan cos 37o = 4/5 Tentukan: a) Penguraian vektor kecepatan awal terhadap arah horizontal (sumbu X) b) Penguraian vektor kecepatan awal terhadap arah vertikal (sumbu Y) c) Kecepatan peluru saat t = 1 sekon d) Tinggi peluru saat t = 1 sekond e) Jarak terjauh yang dicapai peluru ( Xmaks)
  • 14. Pembahasan : a) Penguraian vektor kecepatan awal terhadap arah horizontal (sumbu X) b) Penguraian vektor kecepatan awal terhadap arah vertikal (sumbu Y) c) Kecepatan peluru saat t = 1 sekon Karena gerak parabola terbentuk dari dua buah jenis gerak, yaitu GLBB pada sumbu Y dan GLB pada sumbu X, maka terlebih dahulu harus dicari kecepatan gerak peluru saat 1 sekon untuk masing-masing sumbu. Pada sumbu X : Karena jenis geraknya GLB (gerak lurus beraturan) maka kecepatannya selalu konstan, jadi akan sama dengan kecepatan awal untuk sumbu X jadi :
  • 15. Pada sumbu Y: Jenis gerakan pada sumbu Y adalah GLBB jadi ingat rumus untuk mencari kecepatan saat t yaitu Vt= Vo – gt dengan Vo disini diganti Vo miliknya Y atau Voy Terakhir untuk mencari gabungan kedua kecepatan atau disoal sering disebut dengan ” kecepatan ” saja
  • 16. d) Tinggi peluru saat t = 1 sekon Saat 1 sekon ketinggian peluru namakan saja Y atau h juga boleh,… e) Jarak terjauh yang dicapai peluru Cara pertama, dipakai jika sudah diketahui waktunya (12 sekon) Xmaks = (Vo cos α ) t = 100(4/5)12 = 960 meter Cara kedua anggap saja belum diketahui waktunya :
  • 17. GERAK MELINGKAR BERATURAN
  • 18. Gerak Melingkar Beraturan • Benda dikatakan bergerak melingkar beraturan jika benda tersebut bergerak dengan kelajuan konstan, tetapi kecepatan benda berubah arah secara kontinyu sepanjang waktu
  • 19. BESARAN-BESARAN DALAM GERAK MELINGKAR BERATURAN 1. FREKUENSI FrekFrekuuensi adalah banyaknyaensi adalah banyaknya gerak melingkar yanggerak melingkar yang dilakukan oleh sebuah titikdilakukan oleh sebuah titik materi dalam selang waktumateri dalam selang waktu tertentu.tertentu.
  • 20. Jika dalam waktu tJika dalam waktu t sebuah bendasebuah benda melakukan n kalimelakukan n kali gerak melingkar,gerak melingkar, maka besarmaka besar frekwensifrekwensi ff dinyatakandinyatakan :: ff == n t Keterangan : f = frekwensi (Hz) n = banyaknya gerak melinggkar t = waktu total (s)
  • 21. 2. Periode Periode (T) Periode adalah lamanya waktu yang dibutuhkan oleh suatu titik materi untuk melakukan satu kali gerak melingkar.
  • 22. Jika dalam waktu t sebuah benda melakukan n kali gerak melingkar, maka besar periode T dinyatakan : n t T = 1 T = f Keterangan : T = periode (s) n = banyaknya gerak melinggkar t = waktu total (s) f = frekuensi ( Hz )
  • 23. 3.Kecepatan linier • kelajuan linear didefinisikan sebagai jarak persatuan waktu, dimana dalam satu kali gerak melingkar jarak yang ditempuh sama dengan keliling lingkaran, maka kelajuan linear dinyatakan sebagai berikut : • Keterangan v = kelajuan linear (m/s) r = jari-jari gerak melingakr (m) T = periode (s)
  • 24. 4. Kelajuan anguler • Kecepatan sudut(ω) Besar sudut yang ditempuh oleh sebuah titik yang bergerak melingkar dalam selang waktu tertentu Secara matematis besar kecepatan sudut dinyatakan dengan persamaan ω = 2 π T Atau ω = r v
  • 25. Hubungan kecepatan v dengan ω Jadi hub v dengan ω Menjadi v = ω r T 2 π ω = Atau ω = r v ω = 2 π f
  • 26. Percepatan yang selalu mengarah ke pusat lingkaran. aass = v= v22 /r/r as = percepatan sentripetal (m/s2 ) r = jari-jari lingkaran (m) v = kelajuan linear (m/s) 5. PERCEPATAN SENTRIPETAL (as)
  • 27. Contoh soal 1. Sebuah tikus melakukan gerak melingkar seperti pd gmb sebanyak 40 kali dalam 10 detik dengan jari-jari 20 cm. tentukanlah : (a) periode (b) frekwensi (c) kecepatan sudut (d) kelajuan linear? Diketahui : n = 40 x t = 10 s r = 20 cm = 0.2 m Ditanyakan : a. T b. f c. v d. v Jawab : a.T= t/n =10s / 40 = ¼ s b. f = n/t =40/10 =4 Hz c. ω = 2π f = 2 π. 4 = 8π rad/s d. v = ω r = 8π. 0,2 = 1,6π m/s
  • 28. Gerak Melingkar Berubah Beraturan Gerak Melingkar Berubah Beraturan (GMBB) adalah gerak melingkar dengan percepatan sudut tetap. Dalam gerak ini terdapat percepatan tangensial (yang dalam hal ini sama dengan percepatan linier) yang menyinggung lintasan lingkaran (berhimpit dengan arah kecepatan tangensial ).
  • 29. Persamaan dalam GMBB » θ = ωo t + ½ α t2 » ωt = ωo + α t » ωt 2 = ωo 2 + 2 α θ dengan » θ = posisi sudut (rad) » ωo = kecepatan sudut awal (rad/s) » ωt = kecepatan sudut akhir (rad/s) » t = waktu (sekon) » α = percepatan sudut (rad/s2 )
  • 30. Sebuah benda bergerak melingkar dengan percepatan sudut 2 rad/s2 . Jika mula-mula benda diam, tentukan : a) Kecepatan sudut benda setelah 5 sekon b) posisi Sudut setelah 5 sekon Contoh soal Diketahui : α = 2 rad/s2 ωo = 0 t = 5 sekon a) ωt = ωo + αt ωt = (0) + (2 rad/s2 )(5 s) = 10 rad/s b) θ = ωot + 1 /2 αt2 θ= (0)(5s) + 1 /2 (2rad/s2 )(5s)2 θ= 1 /2 (2rad/s2 ).25s2 θ= 25rad
  • 31. Besaran Angular
  • 32. Contoh Gaya Sentripental
  • 33. Contoh SOAL : • Sebuah titik partikel dengan massa 20 gram melaku • kan gerak melingkar beraturan dengan jari- jari lintasan 1 meter dengan persamaan posisi sudut θ = 10 t Radian. • Tentukan: a. kelajuan linear titik partikel b. percepatan sentripetal titik partikel c. gaya sentripetal yang bekerja pada titik
  • 34. Hubungan Besaran Angular dan Tangensional Persamaan Gerak Melingkar Berubah Beraturan adalah analogi dari persamaan Gerak Lurus Berubah Beraturan

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktop